Shell Authorised Distributor Logo

PT Pancaputra Mitratama Mandiri

Shell Lubricants Authorised Distributor

Shell Lubricants Authorised Distributor
Technical Support Team
Business Partners
Previous slide
Next slide

Oli dan Gemuk (Grease): Fungsi, Fisik, dan Komposisi

Oli dan Grease merupakan jenis pelumas yang sering dijumpai dan paling umum digunakan di berbagai aplikasi pada mesin industri maupun otomotif. Pelumasan menggunakan media oli maupun gemuk (grease), keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memberikan lapisan film (Oil Film) diantara dua benda yang bergerak relatif satu sama lain sehingga tidak terjadi gesekan secara langsung. Lalu apa yang membedakan oli dengan grease?

Perbedaan Fungsi Oli dan Grease

Secara umum pelumas oli dan grease memiliki fungsi yang sama yaitu keduanya berfungsi sebagai media guna melumasi komponen yang bergerak relatif untuk mengurangi gesekan pada permukaan komponen. Hal yang membedakan fungsi oli dan pelumas yaitu dari segi pengaplikasiannya.

Oli diaplikasikan pada komponen bagian atau ruang yang tertutup, seperti engine, transmisi, dan gardan. Contohnya adalah oli yang sering digunakan pada kendaraan seperti Shell Rimula dan oli transmisi Shell Spirax, Sedangkan Grease diaplikasikan pada komponen bagian atau ruang yang terbuka, seperti bantalan (bearing) dan roda gigi. Contoh dari pengaplikasian grease pada bearing yaitu Shell Gadus.

Perbedaan Fisik Oli dan Grease

Perbedaan fisik antara oli dan grease dapat terlihat jelas pada bentuk dan teksturnya. Oli merupakan pelumas yang memiliki bentuk dan tekstur yang cair. Sedangkan grease merupakan pelumas yang memiliki bentuk dan tekstur yang padat dan kental seperti pasta.

Perbedaan Komposisi Oli dan Grease

Perbedaan yang terakhir yaitu dapat diamati pada kandungan atau komposisi oli dan grease. Oli dan Grease, keduanya terbuat dari bahan dasar yang sama yaitu base oil yang berasal dari olahan minyak bumi.

Oli pelumas memiliki komposisi atau kandungan base oil kurang lebih sebanyak 90% base oil dan adanya campuran berbagai zat aditif sebanyak kurang lebih 10%.

Sementara grease memiliki kandungan atau komposisi base oil yang berkisar 80% – 85%, tambahan zat aditif sebanyak 5% – 10%, serta penambahan thickener atau zat pengental sebanyak 10% – 15% yang kemudian menjadikan tekstur grease menjadi kental padat seperti pasta.

Setelah memahami perbedaan kedua jenis pelumas tersebut, kita juga harus memastikan produk pelumas yang kita gunakan sudah tepat dan terbaik. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membeli pelumas di tempat yang terpercaya dan resmi. PT. Pancaputra Mitratama Mandiri adalah distributor resmi yang telah ditunjuk oleh PT. Shell Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelumas industri di wilayah Jawa Timur. Kantor kami yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur dan siap untuk memenuhi kebutuhan bisnis Anda. Kami menyediakan berbagai jajaran produk pelumas mulai dari oli sampai grease yang terbaik bagi bisnis Anda.

Hubungi kami untuk berkonsultasi atau informasi lebih lanjut terkait pemilihan oli yang tepat bagi bisnis Anda. Contact us

– PT. Pancaputra Mitratama Mandiri is your reliable partner-